
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, mendorong satuan pendidikan di daerah itu memperkuat pendidikan karakter dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman serta ramah bagi anak.
Pesan tersebut disampaikan Abdul Sahid saat melakukan kunjungan kerja dan dialog bersama kepala sekolah serta tenaga pendidik Rayon 3 yang meliputi Kecamatan Kasimbar, Toribulu, Ampibabo dan Siniu.
Kegiatan berlangsung di SMP Negeri 1 Ampibabo, Rabu (30/9/2026). Abdul Sahid mengatakan pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik.
Oleh karena itu, guru diminta mengawali proses pembelajaran dengan pendekatan yang mampu membangun rasa nyaman dan kepercayaan diri anak.
“Tidak ada anak yang bodoh. Yang ada adalah anak yang membutuhkan pendekatan pembelajaran yang tepat,” ujar Abdul Sahid.
Ia juga meminta guru menghindari pola pendidikan yang membuat siswa merasa takut. Menurutnya, suasana belajar yang tenang, aman dan menggembirakan dapat membantu peserta didik mengikuti proses pembelajaran dengan lebih baik.
Selain pendidikan karakter, Wabup menekankan pentingnya penuntasan persoalan literasi dan mencegah peserta didik tinggal kelas.
Dalam kesempatan itu, Abdul Sahid juga mengapresiasi capaian Parigi Moutong yang meraih dua penghargaan dari 10 kategori pada ajang Bageng Gabelo tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
Penghargaan tersebut berkaitan dengan penanganan anak putus sekolah atau tidak sekolah serta penciptaan lingkungan sekolah yang aman.
Abdul Sahid yang pernah mengabdi sebagai guru PNS selama sekitar 25 tahun itu juga mengingatkan kepala sekolah dan tenaga pendidik agar tetap fokus menjalankan tugas pokok serta bijak menyikapi berbagai informasi dan polemik di media sosial.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Sunarti, mengatakan kunjungan Wakil Bupati menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi langsung dengan satuan pendidikan.
Roadshow tersebut sebelumnya telah dilaksanakan di Sub Rayon Sausu dan akan dilanjutkan ke subrayon lainnya hingga wilayah utara Parigi Moutong.
Abdul Sahid menegaskan pihaknya tetap membuka ruang bagi tenaga pendidik untuk menyampaikan aspirasi dan berkonsultasi terkait persoalan pendidikan di daerah.
Abdul Sahid juga menyebut kunjungannya ke SMP Negeri 1 Ampibabo memiliki makna tersendiri karena sekolah tersebut merupakan almamaternya.
















