
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Banjir yang merendam ruas Jalan Trans Sulawesi di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyebabkan ratusan kendaraan terjebak dan memicu kemacetan panjang hingga Rabu (26/8/2026) pagi.
Kendaraan dari arah Toboli menuju wilayah utara Parigi Moutong maupun sebaliknya harus tertahan berjam-jam sejak malam akibat ruas jalan yang terdampak banjir.
Untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas, personel TNI bersama Kepolisian Subsektor Parigi Utara, Polres Parigi Moutong, turun langsung ke lokasi.
Petugas memberlakukan sistem buka-tutup untuk mengatur kendaraan dari kedua arah.
Kasubsektor Parigi Utara, Ipda Andri, mengatakan personel telah diterjunkan sejak pukul 04.00 Wita untuk membantu memperlancar arus kendaraan yang terjebak di lokasi banjir.
“Proses penguraian kendaraan berlangsung mulai pukul 04.00 Wita. Jadi akses jalan bergantian buka tutup dari arah Selatan maupun sebaliknya,” jelasnya.
Selain mengatur lalu lintas, petugas juga membantu warga dan pengendara yang melintas di tengah kondisi jalan yang masih terdampak banjir.
Ipda Andri mengimbau masyarakat dan pengendara agar tetap bersabar, tertib, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan bersama.
“Utamakan keselamatan dan tetap mengikuti arahan petugas di lapangan,” imbaunya.
Banjir juga berdampak terhadap permukiman warga. Sejumlah rumah di Dusun II, Desa Avolua, dilaporkan terdampak banjir dan lumpur.
Kendaraan sepeda motor serta sejumlah barang berharga milik warga ikut terendam dan mengalami kerusakan. Meski menimbulkan kerugian materi, peristiwa banjir tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Hingga Rabu pagi, personel TNI-Polri masih berada di lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus membantu warga yang terdampak banjir.
















