Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

57 Kasus TBC Terdeteksi di Parigi Barat, Baliara Bentuk Desa Siaga

×

57 Kasus TBC Terdeteksi di Parigi Barat, Baliara Bentuk Desa Siaga

Sebarkan artikel ini
Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis di Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, Rabu (9/9/2026).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Sebanyak 57 kasus tuberkulosis (TBC) tercatat di wilayah kerja Puskesmas Lompe Ntodea, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong.

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Desa Baliara membentuk Desa Siaga TBC melalui Gerakan Bersama Mengakhiri Tuberkulosis (GEBER TBC) dan inovasi MARI LIBAS TBC. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Baliara, Rabu (9/9/2026).

Baca lainnya :  Warga Sausu, Kabupaten Parigi Moutong Temukan Senpi Rakitan

Kepala Puskesmas Lompe Ntodea, Idham, SKM., MKM., mengatakan pembentukan Desa Siaga TBC bertujuan memperkuat peran masyarakat dalam pencegahan, penemuan kasus, dan penanganan TBC.

Dari 57 kasus tersebut, 19 kasus berada di Kayuboko, 12 Parigi Mpu’u, 9 Baliara, 8 Jono Kalora, 6 Lobu Mandiri, dan 3 kasus di Air Panas.

Baca lainnya :  Tingkatkan SDM dan IPM, Pemkab Parigi Moutong Teken MoU dengan Unismuh Palu

“Programnya nanti akan kita lakukan pemeriksaan secara massal di enam desa. Harapannya masyarakat bisa mendeteksi secara dini melalui screening,” kata Idham.

Ia mengingatkan masyarakat tidak memberikan stigma kepada penderita TBC karena penyakit tersebut dapat disembuhkan jika ditemukan dan ditangani sejak dini.

“Jangan memberikan stigma kepada masyarakat yang menderita TBC. TBC mudah disembuhkan apabila cepat ditemukan dan ditangani,” tegasnya.

Baca lainnya :  DKP Parigi Moutong Sebut Barcode BBM Nelayan Terbit Sesuai SOP

Sementara Kepala Desa Baliara, Fadli Badja, mengajak warga tidak malu memeriksakan diri apabila mengalami batuk lebih dari dua minggu.

“Kalau kita sudah mengalami batuk lebih dari dua minggu, jangan malu untuk memeriksakan diri,” ujarnya.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *