
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Ketua Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat Kabupaten Parigi Moutong, H. Adrudin Nur, secara resmi membuka Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) I Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA) Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (6/11/2026) malam.
Kegiatan yang diselenggarakan Pengurus Daerah (PD) HPA Parigi Moutong tersebut dipusatkan di kawasan wisata Pantai Rakata Beach, Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, dengan mengusung tema “Membangun Generasi Meneguhkan Hikmat Menuju 1 Abad Alkhairaat”.
Dalam sambutannya, Adrudin menegaskan bahwa LDK bukan sekadar kegiatan seremonial maupun rutinitas organisasi, melainkan menjadi gerbang utama untuk melahirkan kader yang militan, tangguh, dan berintegritas.
Menurutnya, proses pengkaderan memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda sebagai penerus kepemimpinan umat dan bangsa, sekaligus menjaga keberlanjutan perjuangan Alkhairaat.
“Dengan adanya pengkaderan seperti ini, diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang menjadi pelanjut atau tongkat estafet kepemimpinan umat dan bangsa demi keberlanjutan Alkhairaat,” ungkapnya.
Ia mengatakan, HPA sebagai organisasi kepemudaan yang berideologi Ahlussunnah wal Jamaah dan berada di bawah naungan Alkhairaat memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter generasi muda.
Kader HPA, lanjutnya, dituntut memiliki kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan sosial agar mampu menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman.
Adrudin juga mengingatkan bahwa arus globalisasi dan kemajuan teknologi yang semakin pesat menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda.
Karena itu, kader HPA diharapkan mampu hadir membawa pencerahan dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
Selain itu, ia meminta para kader mengambil peran sebagai agen perubahan dalam menghadapi berbagai persoalan politik, sosial, dan budaya yang turut memengaruhi kehidupan organisasi.
“Pemuda Alkhairaat harus hadir sebagai garda terdepan pembawa solusi, bukan menjadi bagian dari masalah,” tegasnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan LDK dengan sungguh-sungguh dan memaknai kegiatan tersebut sebagai bentuk pengabdian kepada Alkhairaat.
Adrudin juga mengajak para kader menjadikan perjuangan pendiri Alkhairaat, Habib Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua, sebagai landasan dalam melanjutkan dan mengembangkan organisasi.
“Jadikanlah setiap detik dalam kegiatan ini sebagai bagian dari ibadah kita kepada Allah SWT dan bentuk pengabdian pada perjuangan Guru Tua,” ujarnya.
















