Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Pendidikan

Sunarti Soroti Masih Ada Kecamatan Absen di FLS3N SD Parigi Moutong 2026

×

Sunarti Soroti Masih Ada Kecamatan Absen di FLS3N SD Parigi Moutong 2026

Sebarkan artikel ini
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Sunarti foto bersama usai penutupan kegiatan O2SN dan FLS3N di Aula Dikbud, Sabtu (23/5/2026), malam.

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Sunarti, menyoroti masih adanya kecamatan yang belum mengikutsertakan siswa dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Parigi Moutong tahun 2026.

Hal itu disampaikan Sunarti saat memberikan sambutan pada penutupan rangkaian kegiatan O2SN dan FLS3N SD tingkat kabupaten yang berlangsung Sabtu malam, (23/5/2026).

Menurut Sunarti, seluruh kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong telah berpartisipasi pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

Namun pada pelaksanaan FLS3N masih terdapat dua kecamatan yang tidak mengirimkan peserta, yakni Kecamatan Mepanga dan Kecamatan Moutong.

Baca lainnya :  Disdikbud Parigi Moutong Jadikan PAUD Garda Terdepan Cegah Stunting

Ia menegaskan kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama agar ke depan seluruh peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk menampilkan bakat dan potensi mereka di bidang seni dan sastra.

“Jangan sampai anak-anak yang sudah menyiapkan diri dan memiliki potensi justru kehilangan kesempatan karena tidak difasilitasi oleh sekolah atau gurunya,” tegas Sunarti.

Meski demikian, Sunarti tetap mengapresiasi seluruh sekolah dan satuan pendidikan yang tetap aktif mengirimkan peserta di tengah kondisi efisiensi anggaran.

Baca lainnya :  Disdikbud Parigi Moutong Bentuk Tim Satuan Pendidikan Aman Bencana

Menurutnya, O2SN dan FLS3N bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi ruang penting bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan nonakademik sejak usia dini.

“Anak-anak kita memiliki potensi yang luar biasa. Tidak semua harus menjadi sarjana atau magister untuk sukses. Ada yang berhasil melalui bakat olahraga dan seni yang mereka tekuni,” ujarnya.

Sunarti juga mencontohkan salah satu atlet asal Parigi Moutong bernama Noval yang berhasil meraih kehidupan lebih baik melalui prestasi di bidang atletik.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana O2SN dan FLS3N Tahun 2026, Ibrahim, S.Pd., M.AP., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti 130 sekolah dengan total 234 peserta siswa, terdiri dari 140 peserta O2SN dan 94 peserta FLS3N.

Baca lainnya :  Disdikbud Parimo Siap Rekrut Siswa dan Guru untuk Sekolah Rakyat, Berkolaborasi dengan Dinsos

Adapun cabang lomba O2SN meliputi senam, atletik, pencak silat, bulu tangkis, dan renang. Sedangkan cabang FLS3N terdiri dari menyanyi solo, tari, pantomim, menulis cerita, menggambar, dan bercerita.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari dan dipusatkan di kompleks Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong serta sejumlah lokasi pertandingan lainnya

Example 728x90
Penulis: WadEditor: Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *