
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong memastikan sebanyak 25 sekolah dasar (SD) telah ditetapkan masuk dalam program revitalisasi tahap pertama tahun anggaran 2026.
Kepala Bidang Manajemen Sekolah Dasar Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim, mengatakan penetapan tersebut merupakan hasil verifikasi dan pengusulan berbasis Data Pokok Pendidikan (Dapodik) serta aspirasi daerah yang telah disinkronkan dengan program Kementerian Pendidikan.
“Untuk tahap pertama tahun 2026, ada 25 SD yang sudah masuk program revitalisasi. Ini sudah melalui proses penetapan dan sebagian sudah masuk tahap kontrak,” ujar Ibrahim, Minggu (2/8/2026).
Ia merinci, dari total tersebut terdapat dua sekolah reguler, yakni SDK Ogolaus dan SD Bainaa Barat 1, serta 23 sekolah lainnya yang berasal dari usulan APBN Perubahan Tahap 1, baik melalui jalur aspirasi maupun usulan dinas berbasis data kebutuhan sekolah.
Menurut Ibrahim, seluruh sekolah yang masuk tahap pertama tersebut saat ini tinggal menunggu penyaluran anggaran untuk pelaksanaan fisik di lapangan.
“Secara administrasi sudah selesai. Kita tinggal menunggu realisasi anggaran untuk pelaksanaan revitalisasi di 25 sekolah tersebut,” jelasnya.
Ia menambahkan, program revitalisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mempercepat pemerataan kualitas sarana pendidikan, terutama di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur.
Sementara itu, pihaknya juga masih melakukan pemetaan lanjutan untuk sekolah-sekolah lain yang akan diusulkan pada tahap berikutnya, termasuk SDK Ogomojolo di Kecamatan Palasa yang saat ini masih dalam proses verifikasi teknis.
“Untuk tahap berikutnya masih dalam pembahasan dan penyesuaian data lapangan,” ujarnya.
















