Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Bupati Parigi Moutong: Guru Punya Peran Strategis dalam Pembangunan SDM

×

Bupati Parigi Moutong: Guru Punya Peran Strategis dalam Pembangunan SDM

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase saat menghadiri Konkerkab PGRI Kabupaten Parigi Moutong ke – I Masa Bakti XXIII 2025-2026) di salah satu Hotel di Parigi, Sabtu (5/9/2026). Foto : Aswadin/PusatWarta.id

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menegaskan guru memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh kompetensi dan dedikasi guru dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Guru merupakan pilar utama pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan seiring dengan penguatan kompetensi dan dedikasi para guru,” ujar Erwin.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Parigi Moutong Masa Bhakti XXIII (2025–2026) di salah satu hotel di Parigi, Sabtu (5/9/2026).

Baca lainnya :  Plt. Kadisdikbud Parimo Buka Konferensi Kabupaten PGRI 2025–2030, Dorong Sinergi dan Inklusivitas Pendidikan

Erwin mengatakan, berbagai kebijakan pendidikan, termasuk penerapan kurikulum dan penyediaan sarana serta prasarana sekolah, tidak akan berjalan optimal tanpa peran aktif tenaga pendidik.

“Keberhasilan kebijakan kurikulum maupun penyediaan sarana pendidikan sangat bergantung pada kompetensi dan dedikasi guru di lapangan,” ujarnya.

Karena itu, ia menilai penguatan kapasitas guru perlu menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong.

Baca lainnya :  Waka Polres Parimo Pimpin Penertiban PETI di Oncone Raya, Delapan Mesin Diamankan

Selain membahas peran guru dalam pembangunan SDM, Konkerkab tersebut juga menjadi ruang penguatan organisasi profesi dan sinergi antara PGRI dengan pemerintah daerah.

Salah satu agenda yang dibahas yakni sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

Regulasi tersebut mencakup perlindungan hukum, profesi, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta hak kekayaan intelektual.

Baca lainnya :  TMMD ke-128 di Parigi Moutong Resmi Ditutup, Jalan 5 Kilometer Jadi Fokus Hasil Pembangunan

Erwin berharap perlindungan terhadap guru dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab profesional dalam memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik.

Melalui Konkerkab, PGRI diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan aspirasi guru dan mendorong solusi terhadap berbagai persoalan pendidikan.

“Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan kualitas SDM sekaligus mendukung pembangunan pendidikan yang berkelanjutan di Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.

Example 728x90
Penulis: WadEditor: Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *