
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menegaskan guru memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh kompetensi dan dedikasi guru dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Guru merupakan pilar utama pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan seiring dengan penguatan kompetensi dan dedikasi para guru,” ujar Erwin.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Parigi Moutong Masa Bhakti XXIII (2025–2026) di salah satu hotel di Parigi, Sabtu (5/9/2026).
Erwin mengatakan, berbagai kebijakan pendidikan, termasuk penerapan kurikulum dan penyediaan sarana serta prasarana sekolah, tidak akan berjalan optimal tanpa peran aktif tenaga pendidik.
“Keberhasilan kebijakan kurikulum maupun penyediaan sarana pendidikan sangat bergantung pada kompetensi dan dedikasi guru di lapangan,” ujarnya.
Karena itu, ia menilai penguatan kapasitas guru perlu menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong.
Selain membahas peran guru dalam pembangunan SDM, Konkerkab tersebut juga menjadi ruang penguatan organisasi profesi dan sinergi antara PGRI dengan pemerintah daerah.
Salah satu agenda yang dibahas yakni sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
Regulasi tersebut mencakup perlindungan hukum, profesi, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta hak kekayaan intelektual.
Erwin berharap perlindungan terhadap guru dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab profesional dalam memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik.
Melalui Konkerkab, PGRI diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan aspirasi guru dan mendorong solusi terhadap berbagai persoalan pendidikan.
“Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan kualitas SDM sekaligus mendukung pembangunan pendidikan yang berkelanjutan di Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.
















